Categories

 

July 2009
M T W T F S S
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Archives

Tags

Ahmadiyah Akal filsafat Kebenaran Keyakinan Krisnamurti kuantum Moralitas Nalar Neuro Linguistic Program Pembenaran Presupposisi Rasionalitas Schrodinger semedi Spiritualis Spiritualitas VAK

Krisnamurti Sang Spiritualis “Nyeleneh”

Posted: March 20th, 2008, by admin

“Simplicity is The Ultimate Sophistication”
Leonardo da Vinci (1452–1519)

Satu waktu sempatlah saya memiliki sebuah buku. Buku kecil sederhana berwarna hijau. Dibeli pada saat “pameran” buku-buku loak di emperan koridor kampus dengan sisa uang terakhir di kantong. Bagi saya yang ketika itu adalah mahasiswa dari golongan “elit” (ekonomi sulit) membelinya sangat beresiko. Karena tanpa sisa uang di kantong, saya harus berani kucing-kucingan dengan kondektur KA Jabotabek serta bermuka tebal di hadapan kondektur Metromini sambil berujar,”Numpang, deket kok Bang!”.

Ah sayang…, buku itu telah hilang entah kemana dan yang menyebalkan lupa lagi judulnya! Eh, tunggu kalo ‘nggak salah “Bagai Rajawali Terbang Bebas” atawa apalah pokoknya bawa-bawa burung ‘gitu deh. Tapi jelas terpatri dalam ingatan, buku itu ditulis oleh seorang “spiritualis” modern India bernama Krisnamurti. Mungkin temen-temen heran, kenapa Mpu Krisnamurti ini saya tulis spritualis dalam tanda kutip. Kenapa ‘ndak bilang aja spritualis tanpa kutip atau pake aja julukan yang lain. Mbingungi aja mas ‘doel ini!

Continue reading »

Sampai dimana Batas Nalar Manusia?

Posted: March 20th, 2008, by admin

Saya tertarik mengupas pandangan kawan akrab saya bahwa kecerdasan dan kemampuan argumentatif dapat mengarahkan kita pada keyakinan yang ‘benar’. Ini berangkat dari kasus yang menimpa kawannya yang kebetulan adalah seorang penganut Ahmadiyah. Sang kawan menurutnya luar biasa cerdas, argumentatif, dan sangat artikulatif dalam memperjuangkan keyakinannya. Nah, pada pendapatnya mustahil sang kawan terpengaruh dengan mudah kalau nalar ajaran Ahmadiyah tidak masuk di akal.

Sepintas pernyataanya terlihat benar
Logikanya sederhana : bahwa dengan kecerdasan dan kemampuan nalar yang baik seseorang pastinya dapat memutuskan pilihannya dengan tepat dan benar.

Nalar sering dianggap dapat membawa pada kebajikan dan kebijaksanaan. tapi sebenarnya ini pemahaman keliru dan salah kaprah. Pandangan ini berangkat dari pengagungan terhadap metode ilmiah yang meruyak di era Renaissance yang bangkit terhadap tekanan institusi keagamaan di abad pertengahan. Diusung oleh descartes yang menawarkan pandangan mekanistik - deterministik, lalu diamini oleh Bacon dengan metode induksinya.

Continue reading »

Presupposisi dalam NLP, Apaan tuh..!?

Posted: October 27th, 2007, by admin

Waktu awal mula terpikat ingin mempelajari Neuro Linguistic Program (alias NLP) terus terang saya agak terperanjat ketika bertemu dengan istilah Presupposisi dalam NLP. Cool.. dalam hati saya, kayak belajar sains lagi nih, maklum ‘dah lama banget ‘nggak buka-buka buku sains lagi semenjak tamat kuliah. Tau sendiri ‘khan… setiap bahasan atawa topik baru dalam sains pasti diawali dengan hukum ini, formula begitu, prinsip anu.. dsb.

Nah, pas buka-buka literatur NLP … eh ketemu lagi metode pembelajaran kayak gini. Well, saya sih surprise campur gembira karena setidaknya saya ‘dah familiar dengan cara orang sains dalam belajar. Mulanya dari pernyataan hukum bin formula terus ke penjelasannya, menukik ke contoh soal, dan akhirnya tertidur teler gara-gara ngerjain banyak soal latihan.

Continue reading »